Posts

Showing posts from December, 2025

SETIAP DIRI KITA HARUS MERDEKA DIGITAL

Image
Tulisan opini tentang pentingnya diri kita agar memiliki kemampuan literasi digital. Tulisan ini berhasil diterbitkan cetak media www.trilo.id pada 19 Desember 2025.  Pekan kemarin (16/12/2025) saya kembali mencatat tantangan besar masyarakat Indonesia tentang upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional yang diselenggarakan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Jakarta Pusat.  Nyatanya dari sekian banyaknya permasalahan anak, hampir semuanya mengerucut pada ruang digital dan dunia maya internet sebagai tantangan serius terhadap upaya perlindungan anak di negeri ini.  Temuan tersebut rasanya tidak bisa terbantahkan. Sebab kita tahu masyarakat Indonesia di masa ini seolah dunia nyatanya begitu mudah teralihkan pada layar 6 inci genggamannya. Data Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) per Agustus 2025 mencatat lebih dari 229 juta masyarakat Indonesia telah mengakses internet atau ruang digital. ...

Bangga! Akhirnya Banggai Menjadi Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama.

Image
 Tulisan opini mengapresiasi Kabupaten Banggai yang berhasil masuk ke dalam kategori Kabupaten Layak Anak 2025 untuk pertama kalinya. Opini ini dimuat di media Luwuk post di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah.  Bangga! Akhirnya Banggai Menjadi Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama. | Luwukpost.id Baru saja semalam (08/08/2025) akhirnya Banggai menerima penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama. Ini merupakan pencapaian awal yang baik untuk Kabupaten Banggai setelah memperjuangkannya sejak tahun 2017 dengan berbagai upaya dan partisipasi masyarakat untuk dapat memenuhi indikator-indikator menjadi Kabupaten Layak Anak.  Penghargaan Kota/Kabupaten Layak Anak merupakan upaya pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk memastikan anak Indonesia mendapatkan ruang yang aman di seluruh wilayah Indonesia bahkan hingga sektor terkecil yaitu lingkungan desa dan di dalam rumahnya.  Perwujudan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA...

Belajar dari World Conference on Tobacco Control (WCTC) 2025 Tantangan dan solusi perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia dari bahaya adiksi produk tembakau.

Image
Sebuah tulisan opini saya diterbitkan oleh salah satu media lokal di Banggai Sulawesi Tengah pada 6 Juli 2025.  Belajar dari WCTC 2025: Tantangan dan Solusi Perlindungan Kesehatan Masyarakat Indonesia dari Bahaya Adiksi Produk Tembakau - Sangalu   Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak tahun 2003 telah membuat kerangka kerja global sebagai acuan perlindungan masyarakat dari dampak buruk konsumsi produk tembakau yang dikenal dengan Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). Indonesia memiliki riwayat sejarah keterlibatan aktif dalam proses penyusunan kerangka kerja tersebut sejak tahun 2001 s/d 2003 hingga resmi disahkan. Anehnya, hingga hari ini Indonesia justru menjadi satu-satunya negara di Asia yang belum merafisikasi/menandatangani FCTC tersebut. Akibatnya, jumlah korban adiksi produk tembakau di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun hingga mencapai 70 juta penduduk indonesia per tahun 2021 (GATS, 2021). Sekitar 5,9 juta korban diantaranya adalah usia anak 10-...